Categories
News

Passible: Password Manager

Seberapa sering Anda menulis password di berbagai akun email, media sosial, maupun akun bank setiap harinya? Password memang menjadi salah satu hal yang paling akrab dengan manusia di era sekarang ini, karena hampir semua kegiatan hariannya berhubungan dengan password. Namun, maraknya tindakan kejahatan atau kejahilan membuat kita harus membuat password dengan kombinasi yang kompleks dan mungkin sulit diingat.

Terkadang, kita juga dituntut untuk rutin mengubah kombinasi password. Bisa dibayangkan betapa rumitnya melakukan hal tersebut? Salah satu aplikasi pendukung untuk membantu Anda mengingat jajaran password dari seluruh akun yang Anda miliki baru saja hadir di iOS. Passible tak hanya berguna untuk membantu mengingat password. Lebih dari itu, Passible bisa digunakan sebagai shortcut untuk langsung mengakses berbagai akun yang Anda miliki yang terhubung dengan Internet, seperti email, Internet banking, dan media sosial.

Anda bisa menyimpan berbagai data pribadi dari berbagai akun, mulai dari link URL untuk melakukan login, username, dan password. Dengan begitu, Anda langsung bisa melakukan login tanpa harus mengetik username maupun password secara manual. Selain itu, Passible juga berguna untuk menyimpan data-data dari kartu kredit.

Categories
Parenting

Jika Tak Setuju Cium Bibir

Memang tak semua keluarga menyetujui cium di bibir antara orangtua dan anak. Namun jika hal ini terjadi oleh si kecil Mama, jangan langsung bereaksi negatif, ya. Sebab, reaksi yang Mama berikan merupakan sumber “pelajaran” yang akan diserap si kecil dan dapat memengaruhi pemahamannya kelak mengenai perilaku cium di bibir dan ekspresi kasih sayang. Baiknya Mama Papa bertanya terlebih dahulu, kenapa anak ingin dicium di bibir. Hal ini dilakukan untuk membantu orangtua mengetahui alasan anak menginginkan perilaku tersebut.

Sebab, orangtua tidak melakukan hal yang sama dan tidak mengajarkan perilaku tersebut kepada si kecil. Orangtua juga perlu mengetahui darimana anak mengetahui perilaku tersebut. Tujuannya, untuk mengetahui paparan informasi yang telah ditangkap oleh anak, apakah mungkin orangtua sendiri yang tanpa sengaja memaparkan informasi tersebut atau media yang melakukannya, sehingga orangtua dapat mulai membatasi diri dan paparan media dari anak-anak.

Info ini berguna selain untuk mengetahui kebutuhan afeksi anak, juga untuk mendeteksi ada kah orang lain (selain orangtua) yang melakukan hal itu kepada anak, sehingga anak ingin mendapatkan pengulangan perilaku cium yang pernah didapatkan. Jika ternyata anak pernah mendapatkan perlakuan tersebut dari orang lain di luar keluarga inti, penting bagi orangtua untuk membatasi membantasi kontak fisik orang luar (di luar orangtua) dengan anak tanpa pengawasan orangtua.

Ketika menolak permintaan anak, jangan melakukannya dengan kasar, apalagi menunjukkan ekspresi kurang baik. Sampaikan dengan perlahan dan logis serta penuh kasih sayang bahwa perilaku itu berbahaya karena dapat mengganggu kesehatan. Beri tahu si kecil, bakteri pembawa penyakit tidak tampak oleh mata biasa, sehingga orang yang tampak sehat pun sebenarnya bisa membawa kuman penyakit. Jangan lupa mengajari anak bahwa tidak mencium anak di bibir bukan berarti orangtua tidak sayang, tapi rasa sayang bisa ditunjukkan dengan perilaku lain secara verbal (umpama, dengan mengatakan, “Mama sayang Adek,”) atau secara non-verbal yang lain (seperti: membelai, memeluk, merangkul, dan sebagainya).

Untuk memberikan anak keterampilan tambahan seperti bahasa asing, berikan ia pelatihan di tempat kursus bahasa Perancis di Jakarta yang terbaik.

Categories
News

Festival Koi Pertama di Indonesia

Ada 1.601 ekor koi dibawa oleh 330 peserta kontes ini. Me reka dari Jakarta, Bandung, ­ Surabaya, Semarang, Malang, Blitar, Sukabumi, Bali, dan Makasar. Acara bertajuk 1st All Indonesia Combined Koi Show ini sekaligus menjadi ajang pembuktian keberhasilan dalam merawat koi kesayangan. Karena di arena itu koikoi kualitas terbaik beradu kecantikan di berbagai kategori penilaian. Kategori yang dikonteskan, yakni Kelas A, Sakura, Tsubaki, dan Botan. Kelas A, meliputi varietas Kohaku, Showa, Sanke, dan Shiro. Kelas Sakura, antara lain Goshiki, Kawari, Ginrin A, Ginrin B, dan Kujaku. Kelas Tsubaki, meliputi Hikarimoyo, Tancho, Goromo, Doitsu, dan Kumonryu. Sementara yang masuk dalam kelas Botan, yaitu Hikarimuji, Asagi, Shusui, Bekko, Hikariutsurimono, dan HI­Ki Utsurimono. Penilaian para koi kontestan dipercayakan kepada 18 orang juri, yaitu 15 orang juri dari Jepang dan 3 orang juri dari Indonesia.

Kategori penilaian didasarkan kondisi tubuh, kulit, dan pola pada sisi koi. Menurut Hendrawan Sudarpo selaku Ketua Panitia 1st All Indonesia Combined Koi Show, kategori penilaian yang pertama, body ikan proporsional, bagus, semuanya tidak bengkok, tidak no Pemilik Ikan Kota Total nilai 1. Edwar Jazz Bandung 26.325 2. H2E Surabaya 23.825 3. Jonathan Tobias Tangerang 16.950 4. Herman Witono Jakarta 13.000 5. D Rosario Nuralim Bandung 11.950 6. Dr. Priche Dewantie Jakarta 11.625 7. Didi Wikara Bogor 7.800 8. Jasper dan Jehann Bekasi 7.700 9. Dogama Jakarta 7.250 10. Djudju Suryana Bandung 6.850 11. Jaiden & Joshua Bandung 6.650 12. koi castle Jakarta 6.600 13. Henry Usman Medan 5.825 14. Slamet Kurniawan Jakarta 5.700 15. isabel Jakarta 5.700 16. GSH Jakarta 5.500 17. Lucky GHK Jakarta 5.400 18. gerry ochiba Jakarta 5.025 19. Jakarta 4.600 20. Erick Susandi Bandung 4.325 miring. Kedua, kualitas kulitnya, warna putihnya bagus, warna merahnya bagus. Ketiga, pola warna. Sementara itu, ukuran panjang ikan juga bisa menjadi indikator penilaian. “Juara dibagi­bagi per kelas size. Tentunya yang menjadi juara itu yang size­nya berada di kelas paling atas. Grand Champion dipilih dari ikan­ikan yang lebih dari 80 cm,” kata Datay Radian, salah satu juri All Indonesia Combined Koi Show. Gelar Grand Champion Sakura diraih oleh koi milik Daniel, sedangkan Grand Champion Gosanke dimenangkan oleh koi milik Dr. Priche Dewantie.

Categories
Home

Ide Interior untuk Kantor yang Nyaman

Ide Interior untuk Kantor yang Nyaman – Plafon Menawan Pencuri Perhatian. K antor dengan gaya yang nyaman. Itulah kesan pertama yang lounge didapat begitu memasuki Homeland Property. Kantor yang menempati salah satu lantai Equity Tower, di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, ini berbalut warna-warna tanah dengan kombinasi warna natural lainnya. Earth tones sengaja diambil agar sesuai dengan konsep “kehidupan” yang menjadi titik tolak rancangannya. Dalam kehidupan ada pertumbuhan. Dan “kehidupan” dalam rancangan interior ini dianalogikan melalui “pertumbuhan” dengan segala kedinamisannya. Filosofinya, perusahaan properti yang terbilang baru ini akan bertumbuh, seperti pohon yang tumbuh dan terus menjadi besar. Analogi dari pertumbuhan itu diterjemahkan oleh desainer interior dari dA+P architects, Rully Tanuwidjaja, dalam bentuk ranting-ranting yang dinamis. Bentuk itu diaplikasikan secara atraktif pada plafon menggunakan bahan akrilik berpenyelesaian glossy spray paint warna dark brown. Olahan plafon ini memberi efek artistik yang cukup kuat ke dalam ruangan.

Visualisasi dari ranting-ranting itu pun dapat dinikmati melalui cutting sticker yang terpampang di sejumlah dinding kaca. Ada juga rak tanaman yang diisi tanaman artifisial di beberapa sisi ruang. Rak tanaman itu menjadi divider yang menarik antara ruang staf dengan lounge. “Awalnya kami mau menggunakan tanaman asli, namun ternyata sangat kompleks menempatkan vertical garden hidup di dalam interior. Jadi digunakanlah yang sintetis,” jelas Rully Tanuwidjaja. Ruang kantor ini masih dilengkapi lagi dengan karpet tebal berwarna cokelat muda, lighting ber-ambience hangat, dan pilihan furnitur berdesain modern. Tidak seperti kantor yang kebanyakan beratmosfer kaku dan formal, suasana di kantor ini layaknya lounge. “Kalau suasananya nyaman, pembicaraan bisnis dapat dilakukan dengan enak. Harapannya, bisnis pun bisa berjalan baik,” jelas Benjamin Aulia dari Homeland Property

Divider Rak Tanaman

Berkreasilah dengan divider. Anda dapat mengadopsi ide dari kantor ini. Buat rak-rak pada sebidang plywood tebal, dengan ukuran sesuai yang diperlukan. Bagi bidang itu menjadi rak-rak horizontal dengan jarak antarrak sekitar 15 cm – 20 cm. Dengan bantuan oasis tanaman, Anda dapat menempelkan pohon artifi sial dalam tiap rak. Jadilah pembatas sekaligus vertical garden yang bisa menjadi point of interest di dalam ruang rumah Anda.

Panel Komposit Serbuk Kayu-Resin

Ruang meeting menggunakan dinding bergaris vertikal. Sekilas, olahan dinding itu menyerupai kayu solid yang diberi penyelesaian melamik cokelat natural. Tampilannya sangat mirip dengan kayu alami. Ternyata, materialnya bukan terbuat dari komposit serbuk kayu dan resin. Karena memiliki campuran resin, produk yang didapatkan desainernya dari Batam ini akan lebih awet dan tahan lama dengan tampilan tak kalah memikat dari aslinya.

“Buat seorang arsitek, interior is a must, karena membuat sebuah lingkungan buatan atau hunian harus disesuaikan fungsi dan kebutuhannya,” begitu Rully Tanuwidjaja, Principal dA+P architects, menuturkan. “Intinya,” lanjut kelahiran 12 Desember 1971 ini“. Saya tertarik untuk membuat sebuah lingkungan binaan arsitektur interior yang integrated, berfungsi baik, nyaman, tapi juga monumental bagi penghuninya.” Sejak kecil, pria berkacamata ini sudah suka membuat gambar dan desain. Hobi itu makin terasah di bangku SMA, hingga ia memutuskan mempelajari ilmu arsitektur di Universitas Tarumanagara. Ia lulus tahun 1995, mendirikan dA+P architects, dan hingga kini sudah menghasilkan beragam karya arsitektur dan interior. Satu di antaranya Lasalle-sia (2004- 2007) yang menurutnya paling menantang dengan cost mencapai 77 juta dolar Singapura. Dia menambahkan jangan lupa membekali kantor dengan genset. Tak dapat di pungkiri aktifitas kantor sangat bergantung dengan adanya ketersediaan listrik, listrik mati otomatis kegiatan kantor terhenti. Untuk itulah sediakan genset yang berkualitas dan bergaransi resmi yang bisa di beli di supplier jual genset bali