Categories
Uncategorized

Pilihan Dalam Merekrut Pemain Sangat Sulit

Tat, klub ini merekrut pemain dengan melibatkan keluarga. Pihak akademi cenderung memilih pemain berbakat dari keluarga yang punya visi jelas tentang masa depan anaknya. ”Mereka harus sadar bahwa proyek ini adalah proyek pendidikan berorientasi sosial dan bukan proyek untuk menghasilkan superstar,” ujar Lenvain. Karena itu, salah satu kebijakan yang diterapkan di akademi ini adalah larangan diwawancarai media.

”Kami tidak ingin mereka merasa sudah menjadi superstar hanya karena tampil di televisi atau majalah.” Untuk menjalankan proyeknya, Anderlecht bekerja sama dengan beberapa sekolah dan institusi kebudayaan. Para pemain diharuskan membagi waktunya 30 persen untuk latihan bola, 40 persen buat sekolah, dan 30 persen untuk kehidupan sosial. ”Mereka harus punya waktu untuk bersosialisasi agar mereka sadar bahwa ada kehidupan lain di luar bola,” kata Lenvain.

Karena itu, para pemain disebar di berbagai sekolah yang dipilih klub di kawasan Anderlecht. Mereka juga ditempatkan di asrama pilihan atau keluarga yang mau menampung mereka dan diantar pulang ke keluarga masing-masing setiap akhir pekan jika tidak ada jadwal latihan. Dengan infrastruktur dan sistem stabil seperti itu, Purple Talent Project berusaha menempa para pemain untuk melewati masa remaja yang labil. Salah satu pemain jebolan program itu adalah Adnan Januzaj, penyerang 21 tahun yang kini memperkuat Manchester United.

Dua tahun lalu, nama pemain ini sempat menjadi buah bibir, tapi kini seperti tenggelam. Performanya melorot tajam, sehingga ia pun tercoret dari tim nasional Belgia. Lenvain tak heran terhadap kondisi itu. ”Adnan itu bakat yang belum matang ditempa tapi buru-buru terikat di klub raksasa. Tapi ya apa mau dikata. Kami hanya berharap yang terbaik baginya,” ujar pria 35 tahun itu.

Lenvain yakin, setelah dicoret Belgia, Januzaj akan memilih bermain untuk tim nasional Kosovo, tanah leluhur ayahnya. ”Kesempatannya untuk bersinar di Kosovo jauh lebih besar ketimbang di Belgia, yang berlimpah pemain berbakat.” Meski pernah enam kali memperkuat Belgia, Januzaj masih mungkin menyeberang ke tim nasional Kosovo.

Website : kota-bunga.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *